TPA Ribathul Muslimin

TPA Ribathul Muslimin terletak di dusun Gowah, desa Blimbing, kecamatan Paciran, Lamongan.

Foto di atas adalah suasana kelas saat seorang ustadzah tengah mengajar. Keadaannya memang sedikit amburadul, namun itu bisa dimaklumi dan sudah cukup lumayan untuk ustadzah baru sepertinya. Dua hari lalu, ia masuk mengajar untuk pertama kali, dan saya memantaunya setiap hari.

Saya percaya seiring waktu, ia akan semakin baik. Dan untuk anda yang baca artikel ini, saya mohon doanya demi perbaikan TPA Ribathul Muslimin.

~ Jumat, 09 Maret 2012 0 komentar

Masjid Baitur Rahim

Masjid BaiturrahimMasjid Baitur Rahim adalah salah satu masjid yang cukup bagus yang terletak di desa Dengok, kecamatan Paciran, kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Suasananya yang nyaman menjadikan masjid ini sebuah ampiran bagi orang dalam perjalanan jauh.

Di Baitur Rohim, selain beribadah, kita bisa menikmati pemandangan laut dengan angin yang sepoi-sepoi tepat di sebelah utara masjid. Sungguh keindahan alam yang agung, dan pengingat atas kebesaran Allah.

Masjid Baitur Rohim yang dikelilingi laut, kuburan dan jalan raya ini dibangun sekitar tahun 1990 dan direnovasi tahun 2005. Pada tahun 2008, masjid ini diresmikan secara langsung oleh K.H. Amien Rais.

Jamaah di Baitur Rahim cukup banyak karena selain orang Dengok, warga luar desa seperti Blimbing, Kandang Semangkon -- dan ditambah para musyafir -- kerap melakukan shalat di masjid tersebut.

Jika anda penasaran dengan tempat ibadah yang memiliki arsitektur sederhana namun indah ini, silahkan sekali-kali mampir atau berjamaah di masjid tersebut, di jalan raya Deandles, sekitar tiga kilometer dari Wisata Bahari Lamongan.


~ Senin, 05 Maret 2012 0 komentar

Aneh, hari larangan makan nasi

Sejak padi ditemukan dan diketahui bisa diolah untuk dimakan, manusia mulai mengonsumsi nasi. Dan itu kemudian menjadi kebiasaan, atau bahkan kebutuhan. Kebiasaan ini lalu berubah menjadi hal yang sulit ditinggalkan. Sangat sulit, sekalipun untuk satu hari saja.

Di Depok, Jawa Barat, wali kota mengeluarkan surat pengumuman kebijakan untuk kecamatan Pancoran Mas yang menyebutkan bahwa pada tanggal 10 Februari 2012, pedagang dilarang berjualan nasi selama satu hari di lingkungan pemerintah.

Menurut wali kota Depok, program satu hari tanpa nasi ini akan diperluas ke semua masyarakat, bukan hanya di lingkungan pemerintah saja. Pedagang akan dianjurkan untuk menjual makanan yang menggunakan bahan baku selain beras. Para warganya pun dilarang makan nasi.

Namun banyak masyarakat tidak setuju. Mereka berpikir ini adalah larangan yang aneh. Sebuah koran besar di Jakarta membuat satu kritikan pada rubrik pojoknya: "Setelah larangan makan nasi, suatu hari nanti akan ada larangan untuk bernafas."

Nah bagaimana menurut anda, yang setiap hari makan nasi tapi tiba-tiba dilarang?

~ 0 komentar