Tiga pesan malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW

Malaikat jibril berpesan pada Nabi Muhammad SAW. Wahai Muhammad, ingat pesanku ini:

1. Hiduplah kamu dengan sesukamu, tapi ingatlah kamu akan mati juga.
2. Berbuatlah kamu sesenang hatimu, tapi ingatlah bahwa semua perbuatanmu akan menuntutmu.
3. Cintai dan sayangilah apapun yang ada di dunia, tapi ingatlah apapun itu pasti akan terpisah.

Allah sangat menyayangi kita. Tiga pesan di atas sudah cukup untuk bekal manusia hidup, baik di dunia maupun di akhirat. Dan karena manusia hanyalah ciptaan, maka ia adalah kepunyaan sang pemilik, yaitu Tuhan. Bila saatnya telah tiba, manusia akan diambil kembali oleh pemiliknya melalui satu proses yang disebut MATI.


~ Jumat, 17 Agustus 2012 0 komentar

Peringatan Hari Ulang Tahun Indonesia ke-67

Hari ulang tahun kemerdekan Indonesia ke-67 kali ini bertepatan dengan bulan Ramadhan. Ini seperti mengulang sejarah kesatuan karena orang terdahulu melakukan proklamasi merdeka pertama juga pada bulan Ramadhan. Dengan demikian kebebasan yang kita nikmati saat ini, selain dari perjuangan pahlawan kita, tentu tidak lepas dari rahmat dan hidayah Allah SWT.



Dalam bulan puasa, guna menghormati momen kemerdekaan, pemuda Karang Taruna desa Blimbing (sebuah desa di kabupaten Lamongan, Jawa Timur) memperingati hari bersejarah tersebut dengan mengadakan acara Festifal Anak Sholeh (FASI) sekelurahan, yang diikuti 24 TPA/TPQ. Perlombaan diantaranya adalah:
1. Lomba Adzan
2. Lomba Kaligrafi
3. Lomba Tartil
4. Lomba Puisi
5. Lomba Pildacil



Masing-masing lomba diikuti santri berumur 12 tahun ke bawah dan dimulai tanggal 6 hingga 8 Agustus 2012. TPA Ribathul Muslimin di dusun Gowah juga menyemarakkan acara tersebut.



Dengan diadakannya FASI, pemuda berharap agar anak-anak dapat termotivasi dalam belajar agama dan siap menjadi generasi Qur'ani. Ormas ini berkomitmen bahwa setiap tahun, mereka akan selalu mengadakan festival tersebut.










~ Rabu, 08 Agustus 2012 0 komentar

Si kaya dan si miskin

Saya lewat di depan sebuah warung di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Brondong, dan seorang bos ikan sedang duduk di papan bambu. Sepintas, warung tersebut tampak tutup, tapi didalam, ia berjualan seperti biasa, sehingga orang bebas makan atau minum kopi, meskipun mereka harus menikmatinya secara diam-diam.

Seorang pelanggan keluar dari warung. Ia berpapasan dengan bos ikan itu, dan terjadilah percakapan. Untuk menutupi identitas, saya akan inisialkan bos dengan N dan pelanggan warung dengan K.

N: Hai, orang mlarat. Kok tidak pernah puasa?
K: Hai, wak kaji. Mending aku tidak puasa, daripada orang kaya tidak puasa.
N: Lho aku ini puasa. Jangan seenaknya menuduh. Kalau kamu kan sudah jelas. Baru saja kamu keluar dari warung makan. Dinasehati kok gak terima.
K: Saya tidak menuduh anda. Orang kaya kan banyak. Mungkin mereka ada juga yang gak puasa.
N: Dibilangin malah bantah. Sudah mlarat, gak puasa, kere pula.
K: Puasa atau tidak itu terserah saya. Dasar sombong.

Percakapan diatas menggambarkan betapa orang kaya di Blimbing dan Brondong memandang rendah orang yang lebih miskin, sehingga mereka ngomong sakenake dhewe.

Ia seperti menasehati, tapi nyatanya itu menjadi olok-olok dan perendahan martabat. Mestinya apabila kita ingin menegur orang atas ketidakpuasaannya, kita tanya ia dengan baik-baik, minta dengan sopan untuk mengungkapkan apa alasan ia tidak berpuasa, tanpa menyinggung perasaannya.

Untuk itu, pembaca sekalian, khususnya teman yang sudah berkelebihan harta maupun yang baru menuju kaya, janganlah kalian menyombongkan diri. Jikalau kalian hendak menasehati, lakukanlah dengan cara yang lebih sopan, dan berusahalah untuk tidak menyinggung perasaan lawan bicara.

Salah satu tujuan diutusnya Rasulullah Muhammad SAW adalah sebagai penyempurna akhlak bagi umat Muslim. Beliau bersabda:

"Tidak sempurna iman seorang Muslim kecuali orang yang baik budi pekertinya (berakhlakul karimah)."


~ Sabtu, 28 Juli 2012 0 komentar